Setiap kali menagih haknya ke Vicky Prasetyo, Fajar selalu diulur dengan berbagai macam alasan teknis yang membuatnya merasa dipermainkan.

Setelah seluruh perangkat audio terpasang dan kafe Kopi Revolusi resmi beroperasi dengan ramai, janji pembayaran tersebut nyatanya tidak terbukti.

Setiap kali menagih haknya ke Vicky Prasetyo, Fajar selalu diulur dengan berbagai macam alasan teknis yang membuatnya merasa dipermainkan.