Militer AS mengumumkan pasukannya telah "menyelesaikan" gelombang serangan terbaru terhadap sejumlah target di wilayah Iran pada Kamis (11/6) dini hari.

AS melancarkan serangan militer terhadap Iran pada Selasa (9/6/2026), menyusul jatuhnya helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat AS.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim pasukannya telah menyerang sebanyak 21 target militer AS di kawasan Timur Tengah.

Donald Trump berjanji akan “menghantam mereka dengan keras” setelah perundingan untuk mengakhiri damai mengalami kebuntuan.