Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim pasukannya telah menyerang sebanyak 21 target militer AS di kawasan Timur Tengah.

Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania.

AS melancarkan serangan terhadap hampir 20 target di Iran setelah sebuah helikopter militer AS dilaporkan ditembak jatuh oleh Teheran

Markas besar militer Iran mengumumkan bahwa serangan pembalasan telah dilancarkan terhadap sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk pada Rabu (10/6) pagi.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim pasukannya telah menyerang sebanyak 21 target militer AS di kawasan Timur Tengah.

Situasi Timur Tengah memanas setelah serangan AS ke Iran. Iran membalas dengan serangan drone dan rudal.

Militer AS mengumumkan pasukannya telah "menyelesaikan" gelombang serangan terbaru terhadap sejumlah target di wilayah Iran pada Kamis (11/6) dini hari.

Amerika Serikat dan Iran kembali saling melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah untuk hari kedua berturut-turut

IRGC mengancam akan menjadikan seluruh kawasan Timur Tengah menjadi 'neraka' jika Amerika Serikat (AS) mengganggu stabilitas di Selat Hormuz.

Sedikitnya tiga orang mengalami luka-luka akibat gelombang serangan terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah target di wilayah Iran.

Iran mengklaim telah menyerang sedikitnya 18 target militer utama AS di kawasan Timur Tengah, dalam pembalasan terhadap gelombang serangan terbaru Washington.

Militer Iran mengancam akan memberikan respons yang "menghancurkan dan tegas" terhadap setiap agresi AS di kawasan Timur Tengah.

AS menyatakan gelombang serangan terbarunya terhadap Iran telah selesai. Teheran sempat melancarkan balasan terhadap fasilitas militer AS di Bahrain dan Kuwait.