TEHERAN, KOMPAS.com – Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania.
Pernyataan itu disampaikan pada Rabu (10/6/2026), usai AS melancarkan serangan udara yang dipicu oleh insiden penembakan jatuh helikopter Apache.Dalam pernyataan resmi yang dikutip kantor berita pemerintah Iran, IRNA, IRGC menyebut bahwa operasi militer tersebut berhasil menghancurkan empat sasaran utama.
Baca juga: Gara-gara Serangan AS, Rencana Damai dengan Iran Terancam Bubar
"Kami telah membidik dan menghancurkan empat target utama, termasuk kandang pesawat tempur F-35 di sebuah pangkalan udara dan pusat komando militer pembunuh anak-anak milik AS di Al-Azraq, Yordania," bunyi pernyataan IRGC.
Serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal jarak jauh, sebagaimana dilansir AFP.












