Indonesia confirmed on Thursday the release of its nine citizens from illegal custody after joining a chorus of international pressure over Israel’s “inhumane treatment” of activists taken from a Gaza-bound aid flotilla.

Dari sembilan WNI yang ditahan Israel di rombonan kapal Global Smud Flotilla, ada jurnalis Tempo dan Republika.

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengecam keras tindakan Israel dan menuntut pembebasan segera seluruh awak serta kapal yang ditahan di sekitar Siprus.