Rupiah menguat tipis di pasar spot awal Kamis (21/5/2026), namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengalami tekanan hebat dengan ratusan saham di zona merah.

IHSG anjlok 4,64 persen di tengah tekanan jual tak terbendung. Arus dana asing keluar, risiko geopolitik, dan pelemahan rupiah jadi pemicu.

IHSG anjlok 4,35% pada sesi perdagangan Senin (18/5/2026) akibat aksi jual investor asing pada saham big caps.

IHSG menjadi bursa saham terlemah di kawasan Asia hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup di zona merah.

Rupiah anjlok ke Rp 17.704 per dollar AS, memicu spekulasi BI akan menaikkan suku bunga acuan.

Dolar AS bergerak menguat ke level Rp 17.705.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang perdagangan Senin (18/5/2026).