Pelemahan rupiah hingga Rp 17.600 berdampak pada harga daging, tahu, dan biaya produksi pertanian. Petani dan pedagang merasakan efek inflasi yang signifikan.

Menurut Ekonom Senior INDEF Tauhid Ahmad, dolar AS akan sangat sulit turun di bawah level Rp 17.000.

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bakal berdampak langsung pada dompet warga Indonesia.