Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa semua ranjau telah berhasil disingkirkan atau diledakkan di perairan internasional di Selat Hormuz. Trump memperingatkan Iran untuk tidak lagi memasang ranjau baru di jalur perairan vital untuk pasokan minyak dan gas global tersebut.Trump menegaskan bahwa AS akan memantau "setiap jengkal" wilayah perairan strategis tersebut.Tidak hanya itu, Trump juga memperingatkan bahwa setiap kapal yang memasang peledak baru di jalur perairan itu akan "dihancurkan secara sistematis" di bawah pengawasan Angkatan Antariksa AS.

"Saya baru saja menerima informasi dari Angkatan Laut Amerika Serikat bahwa semua ranjau telah disingkirkan dan/atau diledakkan dari perairan internasional di Selat Hormuz," kata Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social, seperti dilansir Anadolu Agency dan Al-Arabiya, Rabu (26/8/2026). "Iran telah diberitahu bahwa setiap kapal atau perahu yang menebar ranjau baru akan dihancurkan seketika dan secara sistematis," tegas Presiden AS tersebut.Trump menekankan kebijakan "nol toleransi" terhadap pemasangan ranjau di Selat Hormuz. Dia juga menegaskan bahwa AS mengerahkan teknologi Angkatan Antariksa untuk memantau jalur perairan strategis itu."Melalui Angkatan Antariksa, kami memantau setiap jengkal wilayah selat tersebut, sebagaimana kami juga memantau Gunung Pickaxe dan tiga fasilitas nuklir lainnya yang telah dihancurkan," ucap Trump dalam pernyataannya."Kebijakan Nol Toleransi terhadap penebaran ranjau sedang diberlakukan sepenuhnya," tegasnya.