JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar investasi hotel di Asia Pasifik mencatat kinerja semester I 2026 terkuat dalam tujuh tahun, di tengah tekanan global, volatilitas ekonomi, dan sentimen investor yang semakin selektif.

Berdasarkan data dan analisis JLL, volume transaksi investasi hotel di kawasan Asia Pasifik mencapai 6,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp120,01 triliun (asumsi kurs Rp 17.649 per dollar AS) pada semester I 2026.Nilai tersebut meningkat 54 persen dibandingkan semester I 2025. Dengan capaian itu, pasar investasi hotel Asia Pasifik mencatat semester I terkuat sejak 2019.

Baca juga: Danantara Gabung 137 Hotel Milik BUMN

Dok. Shutterstock/kitzcorner Ilustrasi Hotel

“Di luar ekspektasi, minat investasi di sektor hotel terus menunjukkan tren positif menegaskan daya tarik aset perhotelan di Asia Pasifik. Fundamental pasar yang solid dan aktivitas transaksi yang kuat di kawasan ini turut mendorong investor untuk lebih selektif, dengan mengutamakan kepastian dalam berinvestasi dan mengkaji peluang sebelum mengalokasikan modal,” ujar CEO JLL Hotels & Hospitality Group Asia Pasifik Nihat Ercan dalam siaran pers, Minggu (23/8/2026).