Jakarta -

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan ibu kota baru yang saat ini masih dalam tahap pembangunan."Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat El Niño membutuhkan kewaspadaan kita bersama. Hindari segala aktivitas yang dapat memicu sumber api di ruang terbuka," tulis OIKN dalam unggahan di akun Instagram resmi, dikutip Sabtu (22/8/2026).Bersamaan dengan itu, OIKN turut mengimbau warga setempat untuk segera melapor jika melihat titik api atau asap di sekitar kawasan ibu kota baru tersebut.

Cara Lapor Titik Api1. Lapor melalui aplikasi IKNOW menggunakan fitur Panic Button;2. Otorita IKN akan memonitor dan menindaklanjuti laporan yang masuk ke Nusantara Command Center (NCC);3. Tim Brigade Api akan segera menuju lokasi untuk melakukan groundchecking serta validasi kejadian."Api kecil dapat menjadi bencana besar jika terlambat ditangani. Mari bersama jaga wilayah Nusantara dari bahaya Karhutla dengan melapor segera melalui aplikasi IKNOW!" tegas OIKN.Selain melalui aplikasi, masyarakat juga bisa segera melaporkan jika melihat asap atau api melalui emergency call 112 atau help desk OIKN di 0813-3028-7607. OIKN juga mengimbau warga setempat untuk tidak membakar hutan dan lahan, membuang puntung rokok sembarangan, meninggalkan sumber api yang belum padam, ataupun membakar sampah.Dalam unggahan terpisah, OIKN menjelaskan fenomena El Niño yang saat ini tengah berlangsung berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang dari biasanya. Kondisi ini membawa dua tantangan utama yang perlu diwaspadai bersama, yakni turunnya ketersediaan air bersih serta meningkatnya risiko karhutla.Berdasarkan pemantauan data yang dilakukan oleh Otorita IKN periode Januari hingga Juli 2026, telah terjadi peningkatan tajam jumlah hotspot (titik panas) yang berpotensi menimbulkan karhutla pada bulan JULI 2026Hotspot terkonsentrasi di Samboja, Muara Jawa, dan Loa Janan sekitar IKN. Untuk itu langkah kesiapsiagaan dinilai menjadi sangat penting untuk mengurangi dampak kerugian."Untuk itu masyarakat juga diimbau untuk untuk menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran terbuka, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait, dalam hal ini Otorita IKN," terang Otorita."Mari tingkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan bersama demi menjaga lingkungan serta ketersediaan air di Kawasan Ibu Kota Nusantara," tegas OIKN.