SEOUL, KOMPAS.com - Konflik di Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, telah mengacaukan pelayaran global, membuat pemerintah dan perusahaan pelayaran berupaya keras mencari rute alternatif.
Berangkat dari Pelabuhan Baru Busan, kapal kontainer "PanStar Acro" akan berlayar ke Eropa melalui Arktik, untuk menguji apakah rute yang terbuka akibat mencairnya es laut itu dapat menguntungkan secara komersial."Kapal akan berangkat hari ini, Sabtu (22/8/2026) pukul 8 malam waktu setempat, kecuali ada keadaan yang tidak terduga, seperti cuaca buruk," kata seorang pejabat kementerian kelautan, dikutip dari France24.
Kapal tersebut akan berangkat menuju Felixstowe di Inggris, Rotterdam di Belanda, dan Gdansk di Polandia sebelum kembali, dengan perjalanan yang diperkirakan memakan waktu sekitar 45 hari.
Baca juga: Selat Hormuz Memanas, China Cari Jalan Pintas Lewat Jalur Es Arktik
Ikuti jejak China











