Jakarta -
Dua dekade perjalanan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi mencatat penyaluran dana bergulir sebesar Rp 22,13 triliun. Dana itu disalurkan kepada 3.909 mitra koperasi yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia.Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan LPDB Koperasi dalam memperluas akses pembiayaan produktif, memperkuat kapasitas usaha koperasi, serta mendorong koperasi semakin berperan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.Hal tersebut disampaikan dalam acara Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 LPDB Koperasi yang digelar di Auditorium LPDB Koperasi.
Acara yang mengusung tema '20 Tahun Untuk Koperasi Indonesia' dengan tagline 'Melangkah Lebih Jauh' ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan dua dekade LPDB Koperasi, sekaligus penegasan komitmen untuk memperkuat pembiayaan koperasi di masa mendatang.Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan, perjalanan 20 tahun LPDB Koperasi tidak hanya diukur dari besarnya dana yang telah disalurkan, tetapi juga dari sejauh mana dana bergulir mampu memberikan dampak ekonomi bagi koperasi, anggota, dan masyarakat."Dana bergulir bukan sekadar pembiayaan. Dana bergulir adalah instrumen untuk menggerakkan koperasi agar naik kelas. Ketika koperasi berkembang, anggota berkembang. Ketika anggota berkembang, ekonomi lokal bergerak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).Ia menjelaskan, kinerja penyaluran LPDB Koperasi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan konsistensi yang positif.Memasuki 2026, realisasi penyaluran hingga Juli telah mencapai Rp 1,15 triliun atau 54,80% dari target tahunan sebesar Rp 2,1 triliun. Capaian tersebut tumbuh 44,45% secara year-on-year dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebesar Rp 796,69 miliar."Yang kami dorong bukan hanya kuantitas penyaluran, tetapi kualitas pembiayaan. Tahun ini porsi target penyaluran kami diarahkan sebesar 85 persen kepada koperasi sektor riil dan kegiatan usaha produktif," katanya.Menurutnya, arah pembiayaan tersebut penting agar dana bergulir mampu menghasilkan efek berganda bagi perekonomian, mulai dari peningkatan produksi, penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, hingga peningkatan nilai tambah komoditas.Menkop Dorong LPDB Perkuat Peran Pembiayaan Koperasi DesaMenteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi perjalanan dan kontribusi LPDB Koperasi selama dua dekade dalam memperluas akses pembiayaan bagi koperasi di berbagai wilayah Indonesia.Menurut Ferry, usia 20 tahun merupakan perjalanan panjang yang telah diwarnai berbagai dinamika, tantangan, dan pembelajaran. Namun, satu hal yang harus tetap dijaga adalah komitmen LPDB Koperasi untuk hadir memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha koperasi, mulai dari kota besar hingga desa dan kelurahan."Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh insan LPDB, Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh pegawai LPDB Koperasi atas dedikasi dan kerja keras selama dua dekade ini. Capaian yang telah diraih hari ini adalah hasil dari kehati-hatian dalam mengelola dana bergulir dan komitmen tata kelola yang baik," tuturnya.Ferry menilai semangat 'Melangkah Lebih Jauh' sangat relevan dengan arah kebijakan Kementerian Koperasi ke depan.Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan melalui pembenahan proses bisnis, penguatan digitalisasi layanan, serta perluasan jangkauan pembiayaan kepada koperasi."Melangkah lebih jauh berarti LPDB Koperasi harus terus berbenah, memperkuat proses bisnis, digitalisasi layanan, dan memperluas jangkauan pembiayaan kepada koperasi," tegasnya.Ferry juga menekankan pentingnya peran LPDB Koperasi dalam mendukung program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tengah dikembangkan di berbagai daerah, terutama terkait lembaga keuangan mikro dan menjadikan KDKMP sebagai offtaker hasil produksi pertanian, kerajinan, maupun kuliner lokal.Ia berharap LPDB Koperasi dapat mengambil peran lebih besar sebagai salah satu instrumen pembiayaan bergulir bagi koperasi desa dan kelurahan, sehingga KDKMP dapat tumbuh secara berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat akar rumput."Pembiayaan tersebut harus diarahkan dengan fokus pada sektor produksi, sehingga mampu menciptakan efek pengganda atau multiplier effect yang menggerakkan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat perekonomian berkelanjutan," katanya.Di sisi lain, Menteri Koperasi mengingatkan agar ekspansi pembiayaan LPDB Koperasi tetap diikuti dengan penguatan mitigasi risiko dan prinsip kehati-hatian.Ferry menekankan bahwa setiap rupiah dana bergulir yang disalurkan harus benar-benar memberikan manfaat dan kembali menggerakkan roda ekonomi koperasi."Kita semua dituntut untuk semakin selektif, memperkuat sistem pengawasan, serta memastikan setiap rupiah dana bergulir yang disalurkan benar-benar memberi manfaat dan kembali menggerakkan roda ekonomi koperasi," ujarnya.Hal tersebut sejalan dengan komitmen LPDB Koperasi yang menempatkan kualitas pembiayaan, tata kelola, pendampingan, dan manajemen risiko sebagai bagian penting dalam pengelolaan dana bergulir.Krisdianto menambahkan, momentum 20 tahun menjadi titik penting bagi LPDB Koperasi untuk memperkuat transformasi kelembagaan sekaligus mendorong koperasi Indonesia naik kelas.LPDB Koperasi terus mengembangkan penguatan tata kelola, digitalisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta layanan pembiayaan yang semakin mudah dan adaptif."20 tahun bukan garis akhir. Justru setelah dua dekade, tanggung jawab kita semakin besar. Kita harus memastikan LPDB Koperasi menjadi lembaga pembiayaan yang semakin profesional, adaptif, dekat dengan koperasi, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia," ujar Krisdianto.Ia menegaskan, ke depan koperasi tidak cukup hanya bertahan sebagai lembaga usaha anggota. Koperasi harus mampu tumbuh menjadi agregator produksi, memperkuat rantai pasok, meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan masuk ke rantai nilai ekonomi nasional."Melalui semangat Melangkah Lebih Jauh, kami ingin membawa koperasi Indonesia menjadi semakin produktif, profesional, inovatif, dan berdaya saing," katanya.Semarak HUT ke-20Peringatan HUT ke-20 LPDB Koperasi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh insan LPDB Koperasi, mulai dari LPDB Sports Festival, kegiatan sosial dan charity, Employee Festival, hingga kegiatan kebersamaan dan apresiasi.Di bidang olahraga, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya Tenis Meja Cup, Mini Games Tournament, Padel Tournament, dan Fun Fishing Tournament.LPDB Koperasi juga melaksanakan kegiatan Employee Volunteer sebagai bentuk kepedulian sosial, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan kreativitas pegawai seperti LPDB Got Talent, LPDB Jingles, dan LPDB Masterchef.Seluruh rangkaian tersebut dirancang sebagai bagian dari refleksi perjalanan dua dekade sekaligus upaya memperkuat kebersamaan, kolaborasi, kepedulian sosial, dan semangat transformasi insan LPDB Koperasi.Memasuki usia ke-20, LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat koperasi Indonesia melalui pembiayaan yang produktif, tata kelola yang baik, transformasi digital, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.Dua puluh tahun untuk koperasi Indonesia bukan sekadar perjalanan yang telah dilalui, tetapi menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.






