BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di daerah tetangga, seperti Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Kabut asap itu dikeluhkan warga karena mengakibatkan mata perih.

Rudi, salah satu warga Banjarmasin mengatakan, setiap pagi dirinya harus menghirup kabut asap kiriman. Kondisi ini dirasakan dalam tiga hari terakhir."Yang paling terasa memang kalau pagi. Siangnya hilang tapi malam muncul lagi. Sudah tiga hari ini kabutnya begitu," ujar Rudi kepada Kompas.com, Jumat (21/8/2026).

Dampak kabut asap paling terasa jika sedang berkendara.

Walau keluar rumah ia memang menggunakan masker, tetapi kabut asap tetap membuat matanya perih.