JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mengungkapkan, pembangunan 82 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahap awal menggunakan anggaran yang saat itu mereka sebut sebagai “anggaran hamba Allah”.

Lodewyk menyebutkan, awalnya, mereka merencanakan setiap Komando Distrik Militer (Kodim) memiliki satu dapur MBG demi mempercepat program MBG, tetapi targetnya disesuaikan karena keterbatasan anggaran.“Awalnya itu kita mau merumuskan setiap kodim itu ada satu. Namun karena anggaran waktu itu tidak ada, kita jadikan hanya agak menyesuaikan anggaran yang dialokasikan oleh Bapak Prabowo Subianto. Dulu kita menyebutnya itu anggaran hamba Allah,” kata Lodewyk dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).

Baca juga: Lodewyk Pusung Ungkap Pejabat BGN Ditugaskan Cari Mitra Dapur MBG

Menurut Lodewyk, anggaran tersebut kemudian digunakan untuk membangun 82 dapur di lahan-lahan negara yang dikelola TNI.

Lodewyk menyebut total anggaran yang digunakan untuk pembangunan 82 dapur tersebut mencapai Rp 110,8 miliar.