BEIJING, KOMPAS.com - Bentrokan kembali pecah antara armada Penjaga Pantai China dan militer Filipina di wilayah sengketa Second Thomas Shoal, Laut China Selatan.
Kapal Penjaga Pantai China dilaporkan mengepung kapal Perang Dunia II Sierra Madre yang disiagakan Manilas sebagai penanda kedaulatan, hingga berujung pada bentrokan fisik yang melukai personel militer Filipina. Kendati Duta Besar AS menegaskan komitmen aliansinya bersama Filipina, eskalasi ini memicu keraguan mendalam di kalangan negara-negara Asia mengenai kapasitas pencegahan Washington, yang saat ini sibuk perang melawan Iran.
Pengalihan konsentrasi dan alutsista vital AS ke Timur Tengah dimanfaatkan oleh Beijing untuk menguji kekuatan militernya di Pasifik, termasuk meluncurkan rudal balistik antarbenua berkemampuan nuklir dari kapal selam bertenaga nuklir.
Baca juga: Pangkalan AS di Indo-Pasifik Rusak Parah, Pentagon Khawatir Hadapi China
Di saat bersamaan, langkah pemerintahan Presiden Donald Trump yang menutup konsulat AS di Jepang dan Indonesia menuai kritik tajam di dalam negeri.






