Jakarta -
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengapresiasi langkah Shopee meningkatkan transparansi informasi biaya bagi penjual melalui fitur Pengelolaan Program Saya. Fitur tersebut dinilai sejalan dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026.Salah satu tujuan terbitnya Permendag 19/2026 adalah untuk memperkuat perlindungan usaha dan produk dalam negeri. Regulasi ini mendorong platform lokapasar untuk mengutamakan produk lokal sekaligus meningkatkan transparansi berbagai komponen biaya yang dikenakan kepada penjual.Pasal 14 ayat (1) Permendag 19/2026 menyatakan bahwa Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE), termasuk e-commerce wajib menginformasikan setiap biaya yang dikenakan kepada penjual secara transparan. Amanat ini bertujuan agar penjual dapat mengkalkulasi semua biaya penjualan secara akurat untuk mengoptimalkan performa bisnisnya.
Amanat ini direspon baik oleh platform e-commerce Shopee melalui fitur 'Pengelolaan Program Saya' untuk penjual. Melalui dasbor terpadu ini, penjual dapat memperoleh informasi detail terkait program yang diikuti, memantau status keikutsertaan, serta menemukan rekomendasi program yang relevan, seperti Gratis Ongkir XTRA, Promo XTRA, Affiliate Marketing Solutions, dan berbagai program opsional lainnya untuk mendukung performa toko mereka di Shopee.Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, Iqbal Shoffan Shofwan menyampaikan, inisiatif Shopee menghadirkan dasbor khusus untuk menampilkan daftar program dan rincian biaya program secara transparan merupakan terobosan positif yang berpihak pada pertumbuhan usaha dalam negeri."Terima kasih buat Shopee yang sudah cepat sekali merespon Permendag 19/2026. Kemudian seperti apa yang disampaikan Bu Balques (Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia), hampir semua yang diamanatkan Kemendag (melalui Permendag 19/2026) itu sudah dilaksanakan. Nggak hanya memberikan insentif, nggak hanya memfasilitasi sertifikasi, tapi ada juga dasbor Pengelolaan Program Saya sebagai bagian dari transparansi informasi," ujar Iqbal dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).Hal ini disampaikannya dalam acara peluncuran Program Akselerasi Produk Lokal dari Shopee Indonesia, Kamis (13/8) di Taman Mini Indonesia Indah. Iqbal menyebut dasbor Pengelolaan Program Saya di Shopee menjawab kebutuhan aktual para pengusaha lokal. Menurutnya, inisiatif ini perlu diikuti oleh platform lain, untuk menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih suportif dan mengutamakan pengusaha lokal."Sebelumnya kita dapat banyak masukan soal kenaikan biaya, padahal kita yang mungkin kurang baca (penjelasan komponen biaya). Akhirnya kita berdiskusi secara internal dan diejawantahkan oleh Shopee dengan membuatkan dashboard ini, dan merupakan suatu hal yang sangat baik dan saya pikir bisa juga direplikasi oleh platform-platform yang lain," ungkap Iqbal.Sebagai informasi, fitur Pengelolaan Program Saya termasuk dalam rangkaian Program Akselerasi Produk Lokal yang diluncurkan Shopee bersama Kemendag untuk memperkuat daya saing produk dalam negeri di ekosistem digital. Dalam program ini, terdapat 6 manfaat baru bagi penjual dalam negeri yang mencakup dukungan peningkatan penjualan melalui Voucher Akselerasi Usaha Lokal, dan kemudahan kelola akses pasar global melalui Program Ekspor Shopee FLEXI.Ada juga kesempatan peningkatan keterampilan digital melalui Kampus UMKM Shopee Kelas Online, transparansi pengelolaan program melalui Pengelolaan Program Saya, perlindungan HAKI melalui Brand IP Portal, dan peningkatan efisiensi operasional melalui layanan Dikelola Shopee."Melalui Program Akselerasi Usaha Lokal, kami ingin menghadirkan dukungan yang semakin relevan dengan kebutuhan penjual di setiap tahap perkembangan bisnisnya, mulai dari meningkatkan penjualan dan keterampilan digital, membuka akses ke pasar global, meningkatkan efisiensi operasional, hingga melindungi HAKI dan merek dagang," ujarnya."Kami berharap berbagai dukungan ini dapat membantu pengusaha lokal semakin berdaya saing sekaligus memperkuat daya saing produk dalam negeri, sehingga produk-produk Indonesia dapat terus menjadi pilihan utama konsumen di pasar domestik dan semakin dikenal di pasar global," tutup Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang.






