KABUL, KOMPAS.com - PBB mengonfirmasi bahwa dua staf lokalnya ditangkap oleh badan intelijen Taliban di Afghanistan.

Hingga Selasa (11/8/2026), PBB mengaku belum diberikan akses untuk menemui kedua anggotanya tersebut selama dua hari berturut-turut.Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) menyebut bahwa penangkapan tersebut terjadi di wilayah barat negara itu.

Baca juga: Di Balik Kedekatan Taliban dan Rusia, Pakistan Harus Waspada

"Kami mengonfirmasi bahwa dua staf pria UNAMA berkebangsaan Afghanistan ditangkap oleh pejabat Direktorat Jenderal Intelijen de facto pada Minggu, 9 Agustus," bunyi pernyataan resmi UNAMA.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres, Farhan Haq, menyampaikan bahwa pihak PBB belum menerima kejelasan mengenai tuduhan yang dijatuhkan kepada staf mereka.