Washington DC -
Perbedaan pendapat yang tajam dilaporkan muncul antara Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dengan Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang juga salah satu penasihatnya, mengenai rencana perdamaian AS untuk Jalur Gaza.Kushner dan Netanyahu bersitegang terkait usulan roadmap bagi tata kelola pascperang di Jalur Gaza, yang telah ditolak oleh PM Israel tersebut.Laporan televisi lokal Israel, Channel 14, seperti dilansir Middle East Monitor, Selasa (11/8/2026), menyebutkan bahwa diskusi antara kedua belah pihak semakin memanas dalam beberapa hari terakhir, di mana Kushner secara langsung menuduh Netanyahu menghambat pelaksanaan rencana yang didukung AS tersebut.
Rencana tersebut sedang dalam tahap penyusunan melalui koordinasi dengan mitra-mitra regional dan internasional. Para pendukung rencana itu berpendapat bahwa keberhasilannya bergantung pada langkah-langkah praktis segera untuk beralih ke fase baru di Jalur Gaza.Namun Netanyahu, sebut Channel 14 dalam laporannya, bersikeras menetapkan syarat-syarat keamanan yang ketat, sebelum menyetujui pengaturan politik atau administratif apa pun.Laporan Channel 14 menambahkan bahwa dalam konsultasi yang berlangsung, Netanyahu menyampaikan kepada Kushner, jika Israel tidak akan menyetujui formula apa pun untuk pengelolaan atau restrukturisasi Jalur Gaza hingga tujuan utamanya, yakni demiliterisasi total daerah kantong Palestina itu tercapai.







