WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya buka suara setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menolak rencana perdamaian Gaza yang disusun oleh Board of Peace pimpinan AS.
Dilansir Al Jazeera, Trump mengatakan bahwa hubungannya dengan Netanyahu masih sangat baik, meski penolakan tersebut menunjukkan adanya perbedaan sikap antara Washington dan Tel Aviv.Pernyataan Trump disampaikan pada Senin (10/8/2026) setelah seorang jurnalis meneriakkan pertanyaan kepadanya di akhir sebuah acara di Ruang Oval Gedung Putih.
Baca juga: Murka, Trump Balik Tuntut Iran Bayar Kompensasi atas Kerusakan Puluhan Tahun
Netanyahu tolak tarik pasukan Israel dari Gaza
AFP/JAAFAR ASHTIYEH Sebuah buldoser tentara Israel menggali jalan di kamp pengungsi Nur Shams di Tulkarem pada hari kedua operasi militer berskala besar di bagian utara Tepi Barat yang diduduki pada Kamis (29/8/2024). Jumlah korban tewas meningkat pada 29 Agustus ketika tentara Israel mengatakan telah menewaskan lima militan di Tulkarem, sehingga total jumlah korban tewas menjadi 14 orang sejak peluncuran operasi di Tepi Barat pada hari sebelumnya.









