TEHERAN, KOMPAS.com - Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mengumumkan serangkaian penunjukan posisi militer dan keamanan negara.
Langkah ini ditandai dengan pengangkatan mantan Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) era Perang Irak-Iran, Mohsen Rezaei, sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) sekaligus perwakilan resmi Khamenei di badan pengambilan keputusan tertinggi.Selain penunjukan Rezaei, enam posisi militer kunci lainnya juga resmi diisi.
Ali Abdollahi ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata yang baru, Ali Ozmaei sebagai Kepala Angkatan Laut IRGC, dan Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi dikukuhkan sebagai Panglima Tertinggi IRGC, menggantikan Mohammad Pakpour yang terbunuh dalam serangan pembuka perang AS-Israel pada akhir Februari.
Baca juga: Jenderal Top AS Disebut Cari Jalan Keluar Sendiri dari Perang Iran, Tak Ikuti Trump?
Asisten Profesor Politik Timur Tengah dari Universitas George Washington, Sina Azodi menilai, perombakan ini menegaskan sikap tegas Teheran yang tidak akan melunakkan posisi tawar dalam perundingan dengan Amerika Serikat (AS).














