WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pentagon telah mendesak perusahaan-perusahaan pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk mempercepat produksi dan pengiriman senjata.
Hal ini semakin menyoroti isu perang Iran telah menguras persediaan amunisi utama AS.Dalam laporan Washington Post, Sabtu (8/8/2026), Wakil Menteri Pertahanan Steve Feinberg mengatakan kepada para pemimpin industri pertahanan dalam sebuah memo pada Rabu (5/8/2026).
Baca juga: Citra China Kini Salip AS, Bagaimana Beijing Memoles Imej di Mata Dunia?
Memo itu memberi waktu 21 hari untuk menyerahkan rencana mendorong jadwal pengiriman yang jauh lebih cepat dan agresif dan/atau peningkatan produksi untuk kemampuan-kemampuan penting.
"Siklus pengembangan yang memakan waktu bertahun-tahun tidak dapat diterima," tulis Feinberg.







