HAVANA, KOMPAS.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dilaporkan tengah berburu figur pejabat aktif maupun purnawirawan untuk mengambil alih tampuk kepemimpinan di Havana.
Langkah ini menjadi bagian dari tekanan Washington yang bertujuan mendorong reformasi politik, ekonomi, serta pembersihan pengaruh asing di negara kepulauan Karibia tersebut.Para pejabat AS merancang skenario "perubahan dari dalam" itu mirip dengan kasus Venezuela, ketika posisi presiden sementara dipegang oleh Delcy Rodriguez usai penangkapan Nicolas Maduro pada Januari lalu.
Figur pragmatis seperti Rodriguez dinilai lebih kooperatif untuk diajak bekerja sama dengan Washington.
Baca juga: CIA Diam-diam Bentuk Satgas Khusus di Kuba, Mau Gulingkan Rezim?
Kuba lebih mirip Iran











