JAKARTA, KOMPAS.com- Pimpinan yayasan pendidikan di Jakarta Selatan menemukan 995 air soft gun dan 1 senjata api di sebuah gudang sekolahnya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

Pengacara yayasan bercerita, temuan ini berawal dari pemecatan IWD, ketua pengurus yayasan yang sudah menjabat sejak 2011, setelah menang gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.“Yang mengelola itu dahulu adalah pengurus lama yang sudah kami berhentikan, sudah kami pecat. Dan sekarang pengurus baru, makanya kami tidak tahu apa-apa,” kata pengacara yayasan, Hermawanto, saat ditemui di sekolah, Jumat (6/8/2026).

Baca juga: Yayasan Bantah Guru Terlibat Simpan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel

Menurut Hermawanto, IWD menyalahgunakan uang yayasan untuk membeli tanah pada 2013, yang kemudian dialihnamakan untuk istrinya yang merupakan pembina yayasan.

“Tanah itu uangnya diambil dari yayasan untuk membeli tanah, enggak tahunya empat tahun kemudian sertifikat tanah itu atas nama istrinya, bukan atas nama sekolah yayasan,” jelas dia.