Sanaa -

Sedikitnya 17 tentara dan perwira militer Yaman tewas akibat serangan kelompok pemberontak Houthi yang menguasai sebagian besar wilayah negara tersebut. Serangan mematikan Houthi itu melibatkan sejumlah rudal balistik dan drone bermuatan peledak.Beberapa tentara Yaman lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang sama.Komando Operasi Gabungan Angkatan Bersenjata Yaman, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (7/8/2026), mengatakan bahwa serangan itu menargetkan pasukan militer yang sedang menjalankan operasi melawan terorisme, kejahatan terorganisir, dan jaringan penyelundupan senjata serta narkoba untuk Houthi..

Pemerintah Yaman yang diakui internasional, memerintahkan langkah-langkah untuk mencegah serangan serupa dan "respons yang memberikan efek jera". Data korban tewas militer ini dirilis sehari setelah Pasukan Darurat pemerintah Yaman melaporkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian materi akibat serangan Houthi terhadap sejumlah kamp dan unit militer, namun tanpa menyebut angka pastinya.Laporan media-media lokal menyebutkan bahwa serangan Houthi itu menargetkan pasukan pemerintah Yaman di area Marib dan Hadramawt.Kelompok Houthi, yang didukung Iran, telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.