SANAA, KOMPAS.com - Kekhawatiran akan meletusnya kembali perang saudara di Yaman meningkat tajam.
Eskalasi ini dipicu oleh aksi militer dari pemerintah Yaman yang diakui secara internasional usai menyerang Bandara Internasional Sanaa demi mencegah pendaratan pesawat sekutu kelompok Houthi.Pasukan pemerintah dilaporkan mengebom area landasan pacu bandara pada Senin (12/7/2026). Operasi tersebut sengaja diluncurkan untuk memblokade sebuah pesawat dari Iran yang tengah membawa pulang delegasi resmi Houthi.
Merespons serangan udara tersebut, kelompok Houthi langsung melancarkan aksi balas dendam dengan menembakkan rentetan rudal balistik ke teritorial Arab Saudi, selaku pendukung utama pemerintah Yaman.
Baca juga: Menengok Peran Milisi Houthi di Yaman dalam Perang Iran
Dikutip dari Al Jazeera, kontak senjata teranyar ini dikhawatirkan bakal merusak kesepakatan gencatan senjata global yang selama ini terjaga.
















