WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan memenjarakan pihak-pihak yang membocorkan informasi mengenai persediaan amunisi militer AS.

Ancaman tersebut dilontarkan Trump menyusul beredarnya laporan yang menyebut persediaan beberapa jenis rudal milik AS mulai menipis akibat konflik di Timur Tengah.Melalui unggahan di platform Truth Social pada Rabu (5/8/2026), Trump menegaskan bahwa pemerintahannya sedang melacak pihak-pihak di balik kebocoran data tersebut.

Baca juga: Amunisi Habis, Ukraina Tak Mampu Tembak Jatuh Satu pun Rudal Rusia

"Para 'pembocor' dari pernyataan pengkhianatan ini sedang diburu," tulis Trump.

Dia menegaskan bahwa tindakan tegas berupa penjara telah menanti para pelaku.