GAZA CITY, KOMPAS.com – Hamas mendesak para mediator dan penjamin kesepakatan untuk segera menekan Israel agar menghentikan gempurannya di Jalur Gaza.

Hamas juga meminta para mediator untuk memikul tanggung jawab serta mengutuk serangan Israel secara terbuka, sebagaimana dilansir Yeni Safak, Senin (3/8/2026).Desakan ini disampaikan Hamas untuk melindungi warga Palestina yang kini menghadapi ancaman genosida dan pengusiran.

Baca juga: Israel Tak Senang dengan Kesepakatan AS-Hamas, Tetap Gempur Gaza

Sebelumnya, Jumat (31/7/2026), Dewan Perdamaian dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kesepakatan untuk menerapkan fase berikutnya dari gencatan senjata Gaza.

Dewan Pertamaian menyatakan bahwa Hamas telah menerima peta jala terperinci untuk kesepakatan tersebut, meski Israel hingga kini belum memberikan tanggapan resmi atas usulan itu.