Doha -

Pemerintah Qatar menyerukan masyarakat internasional untuk menekan Israel agar memenuhi komitmennya dalam kesepakatan Gaza. Otoritas Doha menyalahkan Tel Aviv atas penundaan pelaksanaan ketentuan dalam kesepakatan yang mengatur fase kedua gencatan senjata Gaza tersebut.Qatar mengatakan bahwa kelompok Hamas, yang berperang melawan Israel sejak Oktober 2023, telah memenuhi seluruh kewajiban mereka dalam kesepakatan tersebut. Qatar, bersama Mesir dan Turki, menjadi mediator dalam perundingan gencatan senjata Gaza."Israel memiliki kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi berdasarkan perjanjian gencatan senjata," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, dalam konferensi pers di Doha, seperti dilansir Anadolu Agency dan The Times of Israel, Rabu (5/8/2026).

"Para mediator terus berupaya mempercepat pelaksanaan tahap kedua perjanjian tersebut. Aspek keamanan sangatlah penting dalam hal ini," ucapnya. "Sementara Hamas telah memenuhi kewajibannya, masyarakat internasional harus menekan Israel untuk memenuhi kewajibannya juga," cetus Ansari dalam konferensi pers pada Selasa (4/8).Dia mengatakan bahwa Hamas "telah berkomitmen untuk melakukan segala hal yang diharapkan dari mereka sesuai dengan roadmap tersebut"."Kami meminta masyarakat internasional untuk menekan Israel agar melaksanakan kesepakatan ini sehingga pada akhirnya kita dapat melangkah menuju rekonstruksi Gaza," ujar Ansari.