GAZA, KOMPAS.com - Kesepakatan terkait pelucutan senjata secara menyeluruh di Jalur Gaza telah dicapai oleh kelompok Hamas dan faksi-faksi lainnya.
Seiring berjalannya proses peletakan senjata tersebut, militer Israel dijadwalkan menarik diri dari Gaza secara bertahap.
Pengumuman krusial ini disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (30/7/2026). Ia menggambarkan kesepakatan tersebut sebagai langkah bersejarah menuju perdamaian dan keamanan di kawasan.Baca juga: Trump Sebut BoP Capai Kesepakatan Lucuti Senjata Hamas di Gaza
Presiden ke-45 dan 47 AS itu menjelaskan, proses pelucutan senjata dan penarikan pasukan Israel akan dijalankan melalui skema yang terencana.
"Kesepakatan akan dilaksanakan dalam tahapan terstruktur dengan cermat. Setelah pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan mundur, dan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) akan bekerja sama dengan pasukan polisi Palestina yang baru untuk bertanggung jawab atas keamanan Gaza bagi penduduknya dan tetangganya," tulis Trump dalam unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, dikutip dari Al Jazeera.














