KOMPAS.com - Malaysia Airlines buka suara setelah seorang pilotnya ditangkap aparat Indonesia karena diduga menyelundupkan narkotika jenis MDMA atau ekstasi ke Indonesia.Maskapai asal Malaysia tersebut menyatakan, akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang terkait penyelidikan kasus yang melibatkan pilotnya.
Dalam pernyataannya, Malaysia Airlines mengatakan tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Baca juga: Respons Malaysia Usai Pilot Mereka Ditangkap di Indonesia terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi
“Malaysia Airlines ingin menegaskan bahwa perusahaan tidak akan berkompromi dengan segala bentuk pelanggaran,” ungkap mereka dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Harian Metro Malaysia, Jumat (31/7/2026).
Malaysia Airlines juga menyatakan, tengah melakukan peninjauan internal terkait kasus tersebut.












