KOMPAS.com - Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, melontarkan kritik pedas terhadap wacana Gianni Infantino.
Presiden FIFA, Gianni Infantino ingin membentuk anak perusahaan senilai 20 miliar dollar AS (sekitar Rp 361,5 triliun) guna mengelola turnamen Piala Dunia.Sepp Blatter menilai kompetisi terbesar tersebut bukanlah aset komersial yang patut dikuasai oleh segelintir eksekutif.
Tokoh yang pernah memimpin FIFA selama 17 tahun hingga 2015 itu menyebut rencana yang digagas oleh penerusnya, Gianni Infantino, telah mendorong komersialisasi olahraga secara berlebihan.
"Sepak bola bukan milik individu mana pun dan bukan milik institusi mana pun. Sepak bola adalah milik rakyat," kata Blatter dikutip dari Reuters, Kamis (30/7/2026).
Baca juga: FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Malaysia, Mimpi Thom Haye Jadi Kenyataan















