KOMPAS.com - Dua pejabat tinggi FIFA, Arsene Wenger dan Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom, secara terbuka mengambil jarak dari Presiden FIFA Gianni Infantino pada Selasa (4/8/2026).
Langkah ini menyusul kegagalan proyek kontroversial Infantino yang berniat menjual sebagian hak komersial dan keuntungan Piala Dunia kepada investor swasta.Wenger menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu-menahu mengenai rencana investasi senilai 20 miliar dollar AS (sekitar Rp 324 triliun) tersebut.
Sementara itu, Grafstrom mengirimkan email internal kepada seluruh staf FIFA yang menyebut rentetan kejadian tersebut sebagai peristiwa tercela yang memicu kekacauan besar.
Sikap balik badan dari dua tokoh berpengaruh ini kian memperlemah cengkeraman Infantino atas kursi kepresidenan FIFA menjelang agenda pertemuan darurat pejabat senior di Maroko.
Baca juga: Kota-kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tagih Janji Rp 18 M ke FIFA










