TEHERAN, KOMPAS.com - Rencana Iran untuk melancarkan serangan balasan terhadap pelabuhan Ukraina dilaporkan mereda setelah adanya serangkaian aksi diplomasi intensif.
Langkah perundingan antara pejabat Teheran dan pihak Barat ini berhasil menekan potensi eskalasi militer langsung di tengah memanasnya krisis kawasan, seperti dilaporkan New York Times, Selasa (28/7/2026).Ketegangan ini bermula saat militer Ukraina menyerang sebuah kapal kargo milik Iran di Laut Kaspia pada Sabtu (25/7/2026) hingga menewaskan seorang pelaut sipil. Kyiv menuding kapal tersebut digunakan untuk menyokong kerja sama militer antara Teheran dan Moskwa.
Atas insiden tersebut, para pejabat Iran bersumpah akan melancarkan aksi balasan.
Laporan intelijen memprediksi, Iran siap menembakkan rudal balistik berhulu ledak kecil yang membidik fasilitas pelabuhan Laut Hitam Ukraina sebagai bentuk pembalasan.
Baca juga: Ngaku Tak Sengaja Serang Kapal Iran, Ukraina Ungkap Alasan Sebenarnya















