TEHERAN, KOMPAS.com - Seorang anggota senior parlemen Iran, Ebrahim Azizi, yang memimpin Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri, memperingatkan Ukraina tentang kemungkinan aksi balasan setelah kapal Teheran diserang Kyiv di Laut Kaspia.

"Setiap serangan terhadap Iran selalu memiliki konsekuensi. Ukraina juga mungkin segera memahami bahwa Iran tidak membiarkan tindakan seperti ini tanpa balasan," tulis Azizi melalui akun X pada Senin (27/7/2026), seraya menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang salah perhitungan.Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, seperti dikutip Al Jazeera, serangan Ukraina pada Sabtu (25/7/2026) menyebabkan kapal komersial Iran meledak, menewaskan satu pelaut dan melukai beberapa awak lainnya.

Baca juga: Potensi Perang Iran Vs Ukraina, Ada Apa di Laut Kaspia?

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan, serangan Ukraina terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia merupakan pelanggaran terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan tidak dapat dibiarkan tanpa jawaban.

Dalam unggahan di media sosial pada Minggu (26/7/2026), Araghchi juga menuduh Israel berada di balik provokasi serangan tersebut sebagai upaya menyeret Eropa ke dalam konflik yang lebih luas.