KOMPAS.com - Resistensi anak-anak terhadap antibiotik meningkat di tingkat global dan dapat memburuk dalam 10 tahun mendatang. Kondisi ini mengancam efektivitas antibiotik penyelamat.

Temuan tersebut mengemuka dalam studi yang dipimpin oleh Universitas Sydney atau University of Sydney (USYD) di Australia, sebagaimana dilansir Xinhua via Antara.Studi itu menemukan, resistensi antibiotik meningkat di setiap wilayah antara 2004 dan 2022, menurut sebuah pernyataan USYD yang dirilis pada Selasa (28/7/2026).

Baca juga: Superbug Kebal Antibiotik Menginfeksi Jutaan Bayi, Ancaman Bayi Baru Lahir

Bayi dan anak-anak yang berada di unit perawatan intensif serta mereka yang tinggal di negara-negara dengan sumber daya lebih rendah menjadi kelompok yang paling terdampak,

Para peneliti dari Australia, China, dan Amerika Serikat (AS) menganalisis lebih dari 106.000 sampel infeksi dari anak-anak berusia hingga 18 tahun di 82 negara dan kawasan.