Penulis: Ben Knight/DW Indonesia
BERLIN, KOMPAS.com - Upaya pemerintah Jerman untuk memodernisasi angkatan bersenjata atau Bundeswehr dinilai sejumlah pengamat berisiko terhambat oleh proses pengadaan yang lambat dan birokratis.Perang di Ukraina serta konflik di Iran menunjukkan bahwa drone yang hanya berharga puluhan ribu euro dapat menjadi senjata yang sangat efektif untuk menghadapi sistem persenjataan yang menelan biaya jutaan euro dalam pengembangan dan produksinya.
Pertahanan udara Ukraina, misalnya, memperlihatkan kemampuannya dalam menghadapi serangan Rusia, meskipun kekuatan udara Ukraina hanya memiliki sebagian kecil jumlah jet tempur dan pesawat pembom dibandingkan yang dimiliki Rusia.
Di saat yang sama, Jerman meningkatkan belanja pertahanannya secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Kanselir Jerman Wanti-wanti Netanyahu Jangan Aneksasi Tepi Barat









