MOSKWA, KOMPAS.com - Intensitas serangan drone kamikaze Shahed bermesin jet oleh Rusia di Ukraina memicu industri pertahanan bergerak cepat.

Sejumlah produsen pertahanan kini berlomba mengembuskan kecepatan baru pada drone pencegat (interceptor) mereka demi menandingi ancaman udara tersebut.

Dinamika ini menjadi sorotan utama dalam pameran kedirgantaraan internasional, Farnborough Airshow, Senin (20/7/2026).Baca juga: Rusia Perbesar Pabrik Drone Bergaya Shahed, Pasok Senjata ke Iran

Ancaman itu sendiri kian nyata setelah Rusia memodifikasi drone kamikaze berbiaya murah rancangan Iran tersebut.

Dengan menyematkan mesin jet, kecepatan Shahed melesat hingga 500 kilometer per jam, memungkinkannya menembus benteng pertahanan Ukraina lebih jauh hingga ke Kyiv.