JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengandalkan sejumlah strategi untuk menjaga ketahanan pangan di ibu kota.

Selain memperkuat kerja sama dengan daerah pemasok, Pemprov DKI juga mengembangkan urban farming serta memanfaatkan teknologi digital untuk memantau harga pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mengatakan, langkah tersebut diperlukan karena Jakarta bukan daerah penghasil pangan.Saat ini, sekitar 98 persen kebutuhan pangan ibu kota masih dipasok dari daerah lain.

Baca juga: Kelompok Tani Kampung Bayam Usul Urban Farming Dekat JIS Jadi Agrowisata

"Penguatan ketahanan pangan dilakukan melalui tiga pilar, yaitu ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan," kata Hasudungan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/7/2026).