TEHERAN, KOMPAS.com - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan, serangan Teheran tidak melanggar kedaulatan Kuwait.
Menurut IRGC, serangan itu ditujukan pada pangkalan-pangkalan Amerika Seirkat (AS) yang di luar kendali penjaga perbatasan Kuwait.Pangkalan militer itu dianggap sebagai tempat warga AS dan siapa pun yang mereka inginkan, termasuk tahanan dari negara lain, dapat masuk dan keluar dengan bebas.
“Jadi, Amerika-lah yang telah melanggar integritas teritorial dan kedaulatan Anda, bukan kami," kata IRGC dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada warga Kuwait, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (23/7/2026).
"Kami menyerang tanah yang diduduki oleh tentara AS, tentara yang tidak mengenal apa pun selain kejahatan,” tambah pernyataan itu.
Baca juga: Trump Mulai Incar Gunung Pickaxe Iran, Curigai Ada Kompleks Nuklir di Dalamnya










