WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Biaya operasional militer Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan Iran telah menyentuh angka 37,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 671,2 triliun).
Angka ini mencatat lonjakan hampir 8 miliar dollar AS dibandingkan estimasi resmi terakhir pada Mei lalu.Dikutip dari BBC, Rabu (22/7/2026), Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth menyampaikan data tersebut di hadapan Komite Alokasi Anggaran Senat.
Meski sudah membengkak, Hegseth mendesak para anggota parlemen untuk segera menyetujui draf suntikan dana darurat tambahan sebesar 87 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.390 triliun) bagi Pentagon.
Baca juga: Rudal Iran Makin Canggih, Pertahanan AS Berkali-kali Jebol di Timur Tengah
Nantinya, 67 miliar dollar AS di antaranya dialokasikan khusus untuk mendanai operasi militer di kawasan Timur Tengah.















