WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio mengaku sedang berhubungan dengan pejabat Arab Saudi terkait ancaman Houthi Yaman di Laut Merah.
Menurutnya, Iran patut disalahkan mengenai ancaman baru Houthi tersebut.“Ini bukan ancaman baru, tetapi ancaman yang pernah muncul di masa lalu,” katanya kepada wartawan, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (22/7/2026).
“Inti permasalahannya adalah Iran berada di tengah-tengahnya. Jika berbicara tentang pembuat onar di kawasan ini, itu adalah Iran,” sambungnya.
Menurutnya, Houthi, Hizbullah, milisi di Irak, Hamas yang semuanya dibiayai Iran menjadi aktor destabilisasi kawasan.
Baca juga: Ancaman Houthi Meningkat, AS Berisiko Terjebak di Dua Medan Perang Sekaligus









