WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Ancaman Houthi untuk memberlakukan blokade terhadap Arab Saudi di Laut Merah dapat secara signifikan memperluas perang Iran dan menambah beban militer Amerika Serikat (AS) yang sudah fokus pada penghentian serangan Teheran di seluruh wilayah.
Pada Senin (20/7/2026), kelompok Houthi Yaman mengatakan, mereka tidak akan mengizinkan kapal untuk memuat atau membongkar muatan di pelabuhan Arab Saudi.Hal ini berpotensi memblokir ekspor minyak Arab Saudi dan mencekik tambahan 7 persen pasokan minyak global.
Arab Saudi belum meminta bantuan militer dari Washington. Namun, Presiden Donald Trump mengisyaratkan bahwa langkah Houthi dapat menyeret AS ikut campur.
"Jika hal seperti itu terjadi, kami akan menanganinya. Kami pernah melakukan itu dengan Houthi sebelumnya," kata Trump kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Selasa (22/7/2026).
Baca juga: Diancam Houthi, 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi Putar Balik di Laut Merah














