SELAYAR, KOMPAS.com - Seorang siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 3, Jurusan Pelayaran dan Kelautan, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menceritakan kisah heroik melawan maut di tengah laut.
Ardita namanya. Ia selamat dari tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Selayar, Sulawesi.
Pelajar 17 tahun ini bahkan tak makan dan minum selama empat hari empat malam. Kulit tubuhnya pun mulai terkelupas karena terendam air dan tersengat sinar matahari.Selama terombang-ambing di tengah laut, Ardita kerap melihat kapal nelayan dari kejauhan. Tetapi segala upaya mendekat dan berteriak meminta pertolongan tak kunjung berhasil.
Baca juga: Mayat Wanita Diduga Korban Kapal Tenggelam di Selayar Ditemukan, Tim SAR Perluas Area Pencarian
Akhirnya, sebuah cermin "makeup" kecil menyelamatkan dirinya bersama empat korban lainnya.













