MADIUN, KOMPAS.com – Jagat media sosial digemparkan oleh kabar hilangnya seorang pemuda asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur, saat tengah berwisata di Seoul, Korea Selatan. Pemuda bernama Femas Yani Arianto (22) tersebut dilaporkan memisahkan diri dari rombongan turnya.

Kabar mengenai warga Madiun hilang di Korea Selatan ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Threads milik agen perjalanan @sarjanabackpacker (Berani Backpacker). Femas disebut kabur beberapa hari lalu saat rombongan tengah berada di kawasan Myeongdong, Seoul, dengan alasan ingin melihat-lihat sepatu.

Keberangkatan pemuda asal RT 016 RW 007, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun tersebut menyisakan syok berat bagi sang ibu, MT. Pasalnya, Femas pergi tanpa izin dan hanya berpamitan hendak bertolak ke Surabaya.Baca juga: WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, ASTINDO Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan

Ibu Korban Syok dan Jatuh Sakit

MT mengaku baru mengetahui anak keduanya tersebut berada di Korea Selatan setelah anak bungsunya melihat konten viral di media sosial yang mengabarkan bahwa kakaknya kabur.