WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pesawat Air Force One baru milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, akan dinonaktifkan selama sekitar satu bulan pada musim gugur ini.
Gedung Putih pada Senin (20/7/2026) mengatakan, jet mewah Boeing yang disumbangkan oleh Qatar ini akan menjalani peningkatan dan penyempurnaan tambahan.Rincian tentang pekerjaan tambahan pada pesawat itu muncul sehari setelah Trump mengakui bahwa Air Force One yang baru membutuhkan lebih banyak fitur.
Air Force One baru AS telah menjadi sorotan terkait apakah pesawat itu dilengkapi dengan kemampuan pertahanan yang memadai.
Baca juga: Perdana, Trump Terbang dengan Air Force One Baru, Klaim Pesawat Terhebat
“Pesawat Air Force One yang baru sangat aman untuk perjalanan presiden, tetapi akan menerima peningkatan dan perbaikan tambahan pada musim gugur yang akan memakan waktu sekitar satu bulan untuk diselesaikan,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, alam sebuah pernyataan, dikutip dari New York Times.
















