PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan menyatakan siap membantu Rachmi Desria Wisman, mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP) yang sebelumnya datang ke Kota Padang, demi menemui Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM), dengan harapan mendapat bantuan agar bisa melanjutkan kuliah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Selatan, Syamsurizaldi, mengatakan bahwa pemerintah daerah baru mengetahui persoalan yang dialami Rachmi setelah kisahnya diberitakan media.
"Kalau ada informasi warga kita yang kesulitan, akan kita carikan solusi. Dalam kasus Rachmi, kami tidak diberikan informasi. Dia langsung ke Padang," kata Syamsurizaldi kepada Kompas.com, Minggu (19/7/2026).Baca juga: Kampus Klarifikasi soal Rachmi yang Temui Dedi Mulyadi di Padang, Sebut Terkendala Akademik
Sebelumnya, Rachmi bersama ibunya menempuh perjalanan sekitar tujuh jam dari Solok Selatan ke Kota Padang untuk bertemu Dedi Mulyadi yang menghadiri Musyawarah Wilayah VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Barat di Auditorium Universitas Negeri Padang pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Rachmi mengaku, ingin meminta bantuan biaya kuliah. Namun, dia gagal bertemu Dedi Mulyadi karena Gubernur Jabar tersebut harus segera kembali ke Jawa Barat usai menghadiri acara.













