AMMAN, KOMPAS.com - Dua anggota militer Amerika Serikat (AS) tewas dan satu lainnya masih hilang setelah serangan rudal balistik dan drone Iran menargetkan Yordania pada Jumat (17/7/2026).

Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan, empat anggota militer AS dilarikan ke rumah sakit tetapi telah dipulangkan. Anggota lain yang mengalami cedera ringan telah kembali bertugas.Para pejabat militer AS tidak mengungkapkan identitas korban yang tewas. Rincian tentang keadaan atau lokasi kejadian juga tak disebutkan.

"Sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga, Centcom akan menahan informasi tambahan, termasuk identitas para prajurit yang gugur, hingga 24 jam setelah keluarga terdekat diberitahu," bunyi pernyataan Centcom, dikutip dari BBC.

Peristiwa itu terjadi setelah seminggu terjadi peningkatan serangan oleh kedua negara yang saling menuding melanggar kesepakatan.

Baca juga: Mojtaba Tuding Trump Ingkar Janji, Ancam AS dengan Pelajaran Tak Terlupakan