BANJARBARU, KOMPAS.com - Lahan seluas 200,6 hektar di Banjarbaru terbakar.
Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Status Siaga Karhutla tersebut ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarbaru, Kamis (16/7/2026).Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby mengatakan, hotspot atau titik panas dan kejadian Karhutla di Banjarbaru terus meningkat sehingga penanganannya harus mengedepankan kolaborasi semua pihak.
"Hari ini Pemkot Banjarbaru bersama-sama sepakat menetapkan status siaga karhutla. Poin yang terpenting adalah sinergi dan kolaborasi dari semua pihak," ujar Lisa kepada wartawan, Kamis.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sudah 200,6 hektar lahan di Banjarbaru yang terbakar.






