SURABAYA, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas secara signifikan.

Hingga Jumat (7/8/2026), luas area vegetasi yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 120 hektare, meluas dari laporan sebelumnya yang mencatat 80 hektare pada Kamis (6/8/2026) sore dan 51 hektare pada Rabu (5/8/2026) malam.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengonfirmasi bahwa berdasarkan perhitungan sementara, sebaran api terbanyak berada di wilayah Kabupaten Probolinggo, sementara sisanya merembet ke kawasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang."Dari perhitungan kami ada sekitar 120 hektare yang terbakar. Sebagian besar di Probolinggo dan sisanya di Kabupaten Malang," kata Rudijanta kepada Kompas.com, Jumat (7/8/2026).

Baca juga: Karhutla Bromo, Anggota DPR Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Dini

Mengapa Kebakaran di Bromo Meluas Begitu Cepat?