DEMAK, KOMPAS.com - Mulyati (60) tak kuasa membendung embun bening yang menggenang di kelopak matanya, bibir bergetar membentuk senyum tipis saat menatap suaminya yang mulai belajar berjalan dengan bantuan sebilah bambu di dipan rumah Desa Kuwu, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Baginya ini adalah buah doa dan penantian panjang dari kesabarannya bertahun-tahun berjuang mengorbankan waktu, uang, demi mendampingi suaminya Kasbi (65), yang selama ini lumpuh akibat stroke.

Mulyati mengucap syukur kepada Tuhan dan terima kasih melalui bantuan Bhabinkamtibmas Polsek Dempet, Aiptu Rofiq Setiawan, suaminya kini banyak perubahan."Dianya senyum mau, ada orang-orang berjalan di menghampiri. Alhamdulillah bersyukur sekali saya, matur nuwun," kata Mulyati, menuturkan kondisi suaminya terkini kepada Kompas.com, Minggu (12/7/2026).

Baca juga: Nenek di Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Sertifikat Tiba-tiba Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank

Dia bercerita, Kasbi mengalami lumpuh delapan tahun terakhir hingga membuatnya murung dan berdiam di tempat tidur.